sekolahikatandinas

SEKOLAH IKATAN DINAS

Tour Keliling Kota

Beberapa hari yang lalu, saya mencoba mencoba memotivasi anak didik saya di Bimbingan Belajar Khusus STAN tempat saya mengajar. Hal ini saya lakukan karena mereka seolah kehilangan motivasi dalam belajar. Ayo Tour Keliling Kota.

Pada hari itu kegiatan belajar saya hentikan, saya ganti dengan kegiatan Tour keliling kota. Wajah yang tadinya nampak lesu, mengantuk dan tidak bersemangat berubah total menjadi berseri-seri. Innova saya penuh, beruntung AC bekerja dengan baik sehingga mereka tidak seperti ikan sarden di dalam kaleng.

Perjalanan saya mulai menuju Mall ….., sengaja saya langsung menuju lift dan ketika di dalam lift saya menekan angka yang paling besar nilainya (6) dan itu berarti lantai paling atas di Mall tersebut. Kepada mereka (berjumlah 10 orang) saya berikan uang Rp.100.000,- (seratus ribu rupiah) secara gratis sambil mengatakan habiskanlah untuk berbelanja disini. Yes, terima kasih pak, serius nih pak? dan masih banyak komentar mereka lainnya yang saya jawab dengan anggukan kepala.

Berselang 30 menit kemudian uang yang saya berikan ke mereka habis dibelanjakan dan kamipun meninggalkan Mall tersebut. Perjalanan saya lanjutkan ke Rumah Sakit Umum, saya ajak mereka melihat rekan satu kantor saya yang mendapat musibah tabrakan mobil dua minggu sebelumnya. Banyak dari mereka yang miris melihat kondisi rekan saya tersebut karena hampir sebagian tubuhnya terbalut perban. Setelah berbincang cukup lama dengan istri rekan saya tersebut, akhirnya saya permisi. Kamipun melanjutkan perjalanan Tour Keliling Kota.

Perjalanan saya arahkan ke pelabuhan, tepat tidak jauh dari bongkar muat barang mobil saya hentikan. Saya biarkan mereka menyaksikan aksi kuli angkut dalam mengangkut barang untuk dipindahkan ke mobil truk pengangkut hingga si kuli angkut menerima pembayaran. Cukup, ayo kita makan di KFC, ajak saya ke mereka.

Sesampai di KFC , saya persilahkan mereka memesan makanan kesukaan mereka, saya yang bayar. Begitu selesai makan, saya antar mereka kembali ke tempat bimbingan belajar. Setibanya di tempat bimbel saya sarankan mereka untuk segera pulang kerumah.

Saya sendiripun langsung pulang kerumah untuk istirahat karena badan terlalu letih. Dalam perjalanan pulang saya terus berdoa agar anak didik saya kelak tidak menjadi KULI ANGKUT atau PETUGAS PENJAGA TOKO karena jika saja apa yang menimpa rekan saya juga terjadi pada KULI ANGKUT atau PETUGAS PENJAGA TOKO, mereka pasti kesulitan mencari uang untuk membayar biaya pengobatan yang mencapai puluhan juta rupiah.

BELAJARLAH DENGAN TEKUN KARENA MENYESAL KEMUDIAN TIADA BERGUNA.

Iklan

Single Post Navigation

8 thoughts on “Tour Keliling Kota

  1. waahh seru juga yaa mas kalo tiap guru seperti sampean.. selalu mengganti kejenuhan siswa dengan jalan-jalan 🙂

    • Baru 2x sih mas. Saya dulu waktu bimbel diajar guru saya jg seperti itu. Kalau lagi ga semangat belajar pasti diajak jalan-jalan (sesekali, ga keseringan). Rata-rata siswa/i yang saya didik termasuk kategori keluarga sederhana.

  2. tips yang bagus. Apalagi anda sudah berdoa agar anak didik menjadi yang terbaik.

  3. Salam sejahtera…

    Pengalaman yang sangat menarik dan lawatan keliling kota yang tentunya sangat mencerahkan.

    Hehehe… guru memang selalu suka berkorban untuk kesenangan dan keceriaan anak muridnya. Mudahan ilmu keliling kota dan nikmat makanan yang disaji melalui uang tadinya bisa memberi pengajaran termahal buat murid Pak Guru.

    Salam hormat buat sahabat guru. 😀

  4. Mungkin hanya sampai disitu kemampuan saya bu. Btw, terima kasih sudah mau berkunjung dan berkomentar di blog ini.

  5. nice 🙂
    saya senang mengikuti postingan anda
    postingan yang menarik .

    salam kenal yya dan sempatkan mampir ke
    website kami.

  6. i love ur post, keep share^^
    mampir balik ke website kami yaa…

%d blogger menyukai ini: