sekolahikatandinas

SEKOLAH IKATAN DINAS

Beginilah Cara Saya Belajar

Beruntung sekali saya memiliki orangtua yang sangat bijaksana. Sadar bahwa anaknya (saya) tidak memiliki tingkat IQ yang lebih baik dari sang kakak. Orangtua saya bukan memarahi saya atau memvonis saya sebagai anak yang bodoh. Justru sebaliknya, saya diberi kiat-kiat bagaimana cara belajar yang benar menurut orangtua saya. Beginilah Cara Saya Belajar yang juga merupakan tips belajar dari orangtua saya.

Belajar Dengan Menjawab Pertanyaan Sendiri

Apa ? Mengapa ? Bagaimana? Siapa? dan lain sebagaimanya merupakan rangkaian pertanyaan saya menjadi fokus saya dalam mempelajari setiap bidang study. Mengapa demikian ? karena ketika saya menghadapi ujian harian, semester, UAN atau ujian saringan masuk STAN pasti saya diharuskan menjawab pertanyaan tersebut. Simak ilustrasi saya berikut ini.

“Saat ini saya adalah siswa kelas IX dan sedang mempelajari FISIKA dengan sub bahasan gravitasi bumi”.

maka yang menjadi fokus pelajaran saya adalah sebagai berikut :

  1. Apa yang dimaksud Gravitasi Bumi ?
  2. Mengapa Gravitasi Bumi bisa terjadi ?
  3. Bagaimana cara mencari percepatan gravitasi bumi ?
  4. Siapa yang menemukan istilah gravitasi bumi ?
  5. …. dst

Dengan demikian, jika pada saat saya ujian FISIKA dan terdapat soal terkait gravitasi bumi InsyaALLAH pasti bisa menjawab dengan benar setiap soal yang diberikan.

Belajar Seolah Sedang Ujian

Anggaplah saya dapat menjawab setiap soal ujian yang diberikan. Namun saya harus pahami juga bahwa setiap ujian PASTI ada batas waktunya yang diberikan. Simak ilustrasi saya berikut ini.

“Saya sedang ujian FISIKA, terdapat 120 soal pilihan berganda yang harus saya jawab dengan benar. Waktu yang diberikan adalah 120 menit”.

Jika 120 soal yang diberikan adalah materi yang bersifat hapalan, tentu tidak akan menghabiskan waktu terlalu lama untuk menjawab pertanyaan ujian tersebut. Namun jika ternyata lebih banyak soal yang cenderung hitung-hitungan, maka saya butuh waktu lebih lama untuk dapat menjawab pertanyaan tersebut karena saya harus menghitung terlebih dahulu. Hal ini juga yang menjadi alasan saya selalu mengkoleksi Buku Kumpulan Soal dan Pembahasan Ujian tahun-tahun sebelumnya. Dengan buku tersebut, ketika saya belajar, saya bisa memposisikan diri saya seolah sedang menghadapi ujian yang sebenarnya.

Waktu belajar favorit saya adalah ketika hendak tidur dan bangun dari tidur.

Saya sendiri tidak tahu pasti alasan mengapa saya lebih mudah mengingat semua pelajaran yang saya pelajari ketika hendak tidur dan pada saat bangun dari tidur.

Sudah menjadi kebiasaan saya sejak kecil adalah belajar dari jam 8 malam hingga jam 10 malam dan pada saat bangun dari tidur  (biasanya sekitar jam 4 subuh) saya ulangi pelajaran yang saya pelajari sebelum tidur.

Ternyata tips belajar dari orangtua sangat mujarab bagi saya, meski tidak pernah mencicipi juara kelas (rangking satu : red), saya masih bisa bertahan di peringkat 2 atau peringkat 3 di kelas sejak kelas 1 SD hingga lulus SMA.

Setiba dirumah setelah pulang sekolah saya ganti seragam sekolah lalu makan. Setelah makan saya langsung mengerjakan PR sekolah karena  saya baru diperbolehkan main atau nonton tv jika saya telah selesai mengerjakan Pekerjaan Rumah (PR).

Iklan

Single Post Navigation

6 thoughts on “Beginilah Cara Saya Belajar

  1. nice 🙂
    saya senang mengikuti postingan anda
    postingan yang menarik .

    salam kenal yya dan sempatkan mampir ke
    website kami.

  2. i love ur post, keep share^^
    mampir balik ke website kami yaa…

  3. rizky Nurwan on said:

    keren pastingannya 🙂
    dan saya juga mau nambahin
    biasanya kita giat belajar ketika punya motivator dan tujuan yang fokus

    jadi jika ingin belajar kita harus punya tujuan dulu sehingga kita akan sungguh-sungguh belajar untuk tercapainya tujuan tersebut

  4. bener banget tu mas rizky,

  5. saif kafka: entah kenapa ya ketika saya membaca postingan ini saya menjadi termotivasi, dan saya ingin mencoba cara yang anda lakukan karna menurut saya cara itu juga simple tapi efeknya bisa dirasakan. buku

  6. itu sangat benar sekali mengenali diri sebelum belajar dan akan belajar sangat penting proposionalnya bagi kalangan pemuda di zaman era 2012 ini.
    mengapa bisa cibilang demikian?
    jika adanya doa dan usaha pasti insyaalloh usaha kita akan tercapai menurut saya.
    tapi apakah mungkin hal semacam itu di terapkan?

    sekian trimakasih dari pendapat saya, wassalam.

%d blogger menyukai ini: